Di suatu negeri yang jauh, berdirilah suatu kerajaan makmur yang bernama Kerajaan Balik Bukit. Rakyatnya hidup sejahtera. Rajanya bernama Raja Bintang. Sang raja memimpin dengan arif dan bijaksana. Dan raja tersebut memiliki tiga orang puteri.
Puteri pertama diberi nama Puteri Berlian. Puteri Berlian lahir dengan paras paling cantik dan mata yang bening. Oleh karena itulah puteri itu diberi nama Berlian. Puteri Berlian gemar berdandan dan berpakaian mewah.
Putri kedua diberi nama Puteri Pena. Puteri Pena lahir dengan kulit seputih kertas dan rambut sehitam tinta pena. Puteri Pena tumbuh menjadi gadis yang pandai menulis syair, puisi, dan gemar melukis.
Sedangkan puteri ketiga diberi nama Cahaya. Paras dan penampilannya sederhana. Puteri Cahaya lahir disaat mentari sedang bersinar dengan sangat cerah, hingga seluruh kerajaan nampak bercahaya. Sekan - akan Dewa Matahari sedang berpesta merayakan kelahiran Sang Puteri. Puteri Cahaya tumbuh tanpa kelebihan yang dimiliki oleh kedua saudaranya. Akan tetapi dia sangat pandai berkuda.
Suatu hari, di tengah badai yang sedang mendera negaranya, Raja Bintang diserang oleh musuhnya yang bernama Raja Domudomu. Para penjahat itu menyandera Raja Bintang dan merampas beberapa harta kerajaan yang berharga. Ketiga puteri bingung bagaimana cara menyelamatkan ayah mereka.
"Bagaimana kita bisa menyelamatkan ayah?" ujar Puteri Berlian.
"Kita harus menuju kerajaan Rimba Gelap di seberang bukit. Di sana lah pasukan Raja Domudomu tinggal. Ayah pasti ditawan di sana." ujar Puteri Cahaya.
"Tapi siapakah yang mau ke sana? Kita akan melewati hutan Gelap, menyeberangi danau Hijau, dan melintasi jembatan Mistis." ujar Puteri Pena.
Ketiganya terdiam.
[continue]


0 komentar:
Posting Komentar